Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Kabar Kuliner
Kiat menghindari penyakit semasa banjir
BetFoodie Lidah Indonesia2026-02-06 17:32:20【Kabar Kuliner】736 orang sudah membaca
PerkenalanArsip Foto - Warga melewati genangan di Jalan Kaligawe Raya, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (29/10/2025

Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis penyakit dalam Faisal Parlindungan membagikan kiat-kiat untuk menghindari masalah kesehatan dan penyakit semasa banjir.
"Saran utama adalah meminimalkan konngak langsung dengan air banjir sebisa mungkin. Jika tetap harus berada di genangan, gunakan sepatu atau bot tebal, sarung tangan, dan pakaian pelindung," kata dr. Faisal Parlindungan, M.Ked (PD), Sp.PD,K-R kepada ANTARA pada Senin.
Dokter dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) itu menyampaikan bahwa air banjir kemungkinan terkontaminasi kuman dan bakteri penyebab penyakit, termasuk bakteri Leptospira penyebab penyakit Leptospirosis.
Penggunaan alas kaki dan pelindung tubuh dapat meminimalkan risiko paparan kuman dan bakteri serta melindungi tubuh dari benda-benda yang dapat melukai anggota tubuh dan menyebabkan tetanus semasa banjir.
Baca juga: Waspadai leptospirosis selama musim hujan
Dokter Faisal mengemukakan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta memastikan makanan atau minuman yang dikonsumsi higienis semasa banjir agar terhindar penyakit kulit, gangguan pencernaan, dan masalah kesehatan yang lain.
"Pastikan ngak meminum air yang tercemar, selalu memasak makanan sampai matang, dan cuci tangan secara rutin," kata dokter Faisal, yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI).
Selain itu, dia mengangakan, kondisi tempat tinggal dan tempat mengungsi sebaiknya diupayakan ngak terlalu lembab agar ngak memicu munculnya masalah kesehatan.
Dalam sepekan terakhir, kondisi cuaca ekstrem telah menyebabkan banjir di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Semarang dan Jakarta.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana sudah meminta warga untuk mewaspadai dampak kondisi cuaca ekstrem yang berpeluang melanda wilayah Indonesia hingga awal tahun depan.
Baca juga: Penyakit kulit dan ISPA berpeluang meningkat semasa banjir
Baca juga: Sosialisasi PHBS ditingkatkan untuk cegah penyakit di musim hujan
Suka(886)
Artikel Terkait
- Sinergi ekonomi syariah menyukseskan Makan Bergizi Gratis
- Dinkes: Korban keracunan MBG di Tulungagung terus bertambah
- BGN Pasaman Barat apresiasi SPPG yang mulai bagikan MBG
- Pakar IPB paparkan nutrisi susu untuk tingkatkan gizi pada Program MBG
- Kemenekraf perkuat 28 provinsi miliki Dinas Ekonomi Kreatif
- BSI: Pembiayaan yang disalurkan ke UMKM sudah capai Rp52,01 triliun
- AHY kampanye bersihkan mangrove sebagai inisiatif infrastruktur hijau
- BPOM lakukan evaluasi cegah komoditas terpapar radioaktif dikonsumsi
- Kiat mempertahankan nutrisi makanan saat memasak menggunakan microwave
- Imperial Group gaet JAPFA hadirkan tiga menu unik bagi pecinta kuliner
Resep Populer
Rekomendasi

11 SPPG 3T di Karimun dalam proses pembangunan

Forum Pangan Dunia 2025 dibuka di Roma, rayakan 80 tahun FAO

Festival Lima Danau momentum perkenalkan wisata Kabupaten Solok

PBB alokasikan dana tambahan untuk dukung operasi kemanusiaan di Gaza

DPR ingatkan Kemenhan agar gandeng BPOM distribusi vitamin ke SPPG

Pembudidaya ikan harap komoditas daerah dimanfaatkan jadi menu MBG

IDAI serukan pemetaan dampak perubahan lingkungan bagi kesehatan anak

Sepekan, sterilisasi dapur MBG hingga radikalisme di game online